Kalau Jodoh Gak Kemana

Mungkin suatu hari gue akan tertawa melihat post ini. Tapi ini adalah hal yang sedang gue pikirkan sekarang. Orang selalu bilang, jodoh gak kemana. Sebenarnya kita sendiri ga tau apakah jodoh itu ada. Ada orang yang sekali lihat dan dia tau jodohnya siapa dan apa yang membuat mereka berjodoh. Tapi kenapa banyak juga orang yang sudah merasa berjodoh tapi ternyata akhirnya tidak menjalin hubungan.

Apa jodoh itu kita yang tentukan sendiri atau di tangan Tuhan? Pernah sekali kita sayang banget sama seseorang, tapi ternyata kita hanya di permainkan oleh seseorang itu. Hidup memang nggak seindah Cerita Dongeng. Dimana pangeran bertemu putri, mereka jatuh cinta lalu hidup bahagia selamanya. Tapi apakah sekali kita dipermainkan, kemudian cinta tidak akan pernah hadir dalam hidup kita? Ataukah memang kita harus dipermainkan oleh cinta dulu agar kita mendapat pengalaman sebelum menjalin sebuah hubungan cinta yang sesungguhnya?

Dulu gue pernah hampir menjalin hubungan serius dengan seseorang. Kedewasaan dan sikap baik dia ke gue dan keluarga gue buat gue makin kagum. Gue sayang sama dia dan dia juga perhatian dan baik ke gue. Tapi ternyata dia cuma seorang playboy. Sakit hati dan kesedihan gue, gue lampiaskan dengan meninggalkan kota di mana sahabat gue berada. Terkadang gue suka mikir, bukannya gue gagal move on. Tapi kenangan dengan dia, perlakuan dia dan perasaan yang gue rasakan ke dia, kadang bikin gue kangen sama dia. Tapi kalau sekarang dia datang dan kembali ke gue, gue menolak. Karena menurut gue, seseorang yang selingkuh dan tidak menyesal, tidak akan berubah dan akan mengulangi perbuatan dia lagi.

Gue jadi lebih berhati-hati dalam memilih orang yang deket sama gue. Tapi jaman sekarang gua suka heran sama orang yang selalu kepo jodohin orang. Kenapa coba harus kepo jodohin org? Apa gue sebagai Single Happy *menurut gue* harus di pusingkan dengan orang yang selalu menyuruh gue untuk cepat cari pacar dan menikah? Apakah salah kalau kita hanya manusia yang ingin menikmati hidup kita dan melakukan apa yang ingin kita lakukan dan bertemu dengan banyak orang dan menjalin pertemanan?

Saat gue denger lagu Afgan yang ‘Jodoh Pasti Bertemu’, gue suka membayangkan apa yang akan gue lakukan saat gue ketemu jodoh gue? Apakah gue akan meyadarinya? Apa dia akan menyadari gue jodoh dia? Apakah kisah cinta kita akan seperti Melodrama? Actiondrama? Apakah akan muncul getaran rasa cinta? Yang pasti cinta tidak sesimple berbicara. Cinta pada pandangan pertama tanpa dipupuk dengan kasih sayang dan pengertian tentu tidak akan bertahan lama. Cinta yang sudah terjalin bertahun-tahun saat kehilangan perhatian dan kasih sayang tentu hanya tinggal sebuah kebiasaan.

Halo dunia!

Karena ini adalah tulisan pertama saya. Saya masi benar-benar binggung apa yang harus saya tuliskan. Karena saya sering berpikir, bagaimana bila apa yang saya pikirkan di ketahui orang lain. Yah.. Saya sering membayangkan apa yang akan terjadi kalau semua manusia dapat membaca atau mendengar kata hati atau pikiran orang lain. Setiap saya menonton film yang memperlihatkan hal tersebut seperti Edward Cullen ‘Twilight’, saya berpikir hal itu cukup mengganggu dan membuat dunia sedikit damai. Mengganggu karena tidak ada lagi saat kita kebinggungan bagaimana menjaga perasaan orang lain. Karena semua akan terdengar. Juga membuat dunia sedikit damai karena semua orang akan berkata jujur dan saat mereka bohong akan ketahuan. Kenapa manusia sangat ingin mengetahui apa yang orang lain pikirkan? Itu masih menjadi pertanyaan yang saya pikirkan dan saya dalami. Mungkin karena itu saya memilih kuliah di Jurusan Psikologi. (mungkin akan saya ceritakan di blog selanjutnya😀)

Saat menulis blog ini saya menyadari saya hanya ingin berbagi, bahkan terhadap hal kecil yang tidak penting menurut orang lain. Karena menurut saya, sudut pandang orang lain sangat berbeda dengan sudut pandang saya. Saya juga penasaran bagaimana menulis blog dan membagikan apa yang saya lihat dan ketahui. Karena itu blog ini saya beri nama Thinking Out Loud Wiguna. Bagi kalian yang menyukai lagu-lagu Ed Sheeran dan menyadari blog saya memiliki nama yang sama dangan judulnya. Yap, memang saya sangat menyukai musik. Menurut saya, musik bukan hanya mengetahui apa yang kita dengar, tapi apa yang kita rasakan saat mendengar lagu tersebut. Tapi, saya benar-benar orang yang sangat mudah bosan. Seingat saya, saya hanya mendengar lagu favorit saya paling lama 2 minggu kemudian saya akan berhenti mendengarkan dan berganti dengan lagu lain. Hal itu cukup menjengkelkan bagi saya sendiri. 😁 Karena sering kali saya bosan setengah mati ketika tidak ada lagu baru yang saya sukai. Setelah ini saya berharap pemikiran saya yang tidak penting ini dapat dibaca dan tidak perlu dipahami terlalu mendalam. Karena kita juga tidak akan benar benar memahami apa yang orang lain pikirkan bukan?